Bagaimana menafsir KELUARAN 6:1-8



TAFSIR PERJANJIAN LAMA

KELUARAN 6:1-8




BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
            Dalam pasal 6:1-7 jawaban Tuhan bisa dianggap sebagai yang dikembangkan lebih lanjut dan Musa diingatkan tentang hal-hal benar yang menjadi dasar pemanggilan itu. Di dalam ayat ini dimana Musa mengingatkan kembali seperti apa yang dikatakan oleh Tuhan kepada bangsa Israel bahwa Ia berjanji untuk memberikan tanah Kanaan kepada bangsa Israel, tanah yang berlimpah susu dan madu. Tuhan melakukan hal demikian karena Ia merasa kasihan kepada Bangsa Israel karena telah mengalami perbudakan selama 400 tahun dan tidak pernah dilakukan secara adil oleh Firaun. Maka tergeraklah Hati Tuhan, maka Ia pun mengingat apa yang pernah Ia janjikan kepada Abraham, Ishak, dan Yakub bahwa Ia akan memberikan tanah yang dijanjikan itu kepada keturunannya. Setelah itu maka disusullah dengan ayat 8 yaitu Musa berusaha menjelaskan kepada mereka (bangsa Isarel) tentang apa yang dikatakan Tuhan kepada dia, namun bangsa Israel tidak mau mendengar apa yang dikatakan Musa karena pada saat itu bangsa Israel di geluguti dengan rasa putus asa karena masa perbudakan yang mereka alami selama ini. Untuk  lebih membahas lagi secara rinci maka dalam pembahasan kali ini saya akan menafsir Keluaran 6:1-8.
Pertanyaan Penelitian :
1.  Mengapa Tuhan harus mengutus Musa bagi bangsa Israel?
2. Apa yang menjadi janji Tuhan bagi bangsa Israel?
3. Apa yang dialami bangsa Israel di tanah Mesir?
4. Apa yang membuat bangsa Israel tidak mau mendengar perkataan Musa?



                                                                                                                   


BAB II
LATAR BELAKANG KITAB KELUARAN

            Judul dalam bahasa Inggris untuk kitab Kedua dari Pentateukh, atau Taurat Musa, berasal dari judul perjanjian lama Yunani Exodus, yang artinya "keluar" atau "keberangkatan" (19:1). Judul ini memang logis karena peristiwa keluaran Israel dari Mesir merupakan tema yang menonjol dari kitab ini, yaitu "inilah nama,". Sesuai dengan kebiasaan kuno nama ini diambil dari dua kata pertama dalam ayat pembukaan (1:1). Kitab Keluaran melanjutkan catatan sejarah awal umat Ibrani di Mesir sesudah kepindahan Yakub (bdg. 1:1-7) sampai pada pengesahan Israel sebagai umat Allah di Sinai ps. 19-24). Kendati Musa adalah tokoh manusia utama dalam kisah-kisah Keluaran, cerita yang sebenarnya adalah karya penebusan Yahweh dalam melepaskan Israel dari perbudakan di Mesir dan menetapkan hubungan kovenan yang unik dengan bangsa itu. Kedua perbutan Allah ini menunjukan maksud baik Allah untuk menepati janji-janji yang di buat beberapa generasi lampau pada Abraham dan para bapa leluhur (bdg. 3:7-16). Peristiwa keluaran Israel dari Mesir merupakan model penebusan Perjanjian Lama dan berbarengan dengan upacara konvenan di Sinai, merupakan titik tertinggi dari sejarah keselamatan di Perjanjian Lama.[1]Kitab Keluaran terdiri atas dua bagian : bagian pertama terdiri dari fasal -15 ia mengenai kelepasan dari Mesir; bagian kedua terdiri dari fasal 16-40 ialah mengenai Wahyu (Penyataan) Allah di Sinai.[2]

Tanggal Peristiwa Keluaran
            Kitab Keluaran mencatat peristiwa-peristtiwa dari kelahiran Musa sampai penyelesaian dan penahbisan Kemah Suci di Sinai pada bulan pertama Tahun kedua sesudah peristiwa keluaran dari Mesir (bdg. 1:1; 2:1-14;  19:1; 40:17). Jadi, sejarah aktual dari kitab Keluaran meliputi jangka waktu sekitar delapan puluh lima tahun. Pokok persoalan dalam pertentangan tentang tanggal yang tepat dari peristiwa Keluaran adalah penafsiran terhadap data di Alkitab dan di luar Alkitab. Para pendukung pendapat Tanggal Dini menekankan penafsiran harfiah dari angka-angka yang tercatat dalam keluaran 12:40, Hakim-hakim 11:26, dan 1 Raja-raja 6:1 dan secara selektif mengutip data-data arkeologi untuk dukungan (misalnya, kedua pihak mengutip bukti-bukti arkeologi dari Yerikho dan Hazor sebagai dukungan untuk pendapat mereka masing-masing). Orang-orang yang berpegang pada pandangan tanggal kemudian mengartikan angka-angka di Alkitab itu secara simbolis dan memprioritaskan informasi sejarah dan bukti arkeologis dari luar Alkitab.[3]
            Dua persoalan mengenai latar belakang kitab Keluaran telah menimbulkan pertentangan besar: tanggal bangsa Israel keluar dari Mesir dan penulis kitab ini.
(1) Para ahli telah mengusulkan dua tanggal keluarnya bangsa Israel itu.
(a) "Tanggal yang dini" (juga disebut tanggal alkitabiah) diambil dari TB 1Raj 6:1 yang menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi 480 tahun sebelum "tahun keempat, sesudah Salomo menjadi raja atas Israel"; berarti peristiwa ini terjadi sekitar 1445 SM. Juga dalam TB Hak 11:26, Yefta (+1100 SM) menyatakan bahwa bangsa Israel telah menduduki tanah mereka selama 300 tahun, yang akan menempatkan saat penaklukan kurang lebih tahun 1400 SM.  Kronologi peristiwa keluaran, penaklukan tanah Kanaan, dan periode para hakim ini cocok dengan sejarah Israel yang tercatat selama pemerintahan tiga raja yang pertama (Saul, Daud, dan Salomo).
(b) "Tanggal yang belakangan" terjadinya keluaran (+1290 SM), diusulkan oleh para peneliti Alkitab yang liberal, berlandaskan anggapan-anggapan tertentu mengenai raja-raja Mesir dan penanggalan arkeologis tentang hancurnya kota- kota di Kanaan sepanjang masa penaklukan pada abad ke-13.
(2) Juga terdapat perselisihan pendapat antara para sarjana Alkitab konservatif dan liberal mengenai kepenulisan Musa.
(a) Para penafsir modern sering kali memandang kitab ini sebagai hasil karya beberapa orang, yang diselesaikan pada waktu yang lama sekali setelah zaman Musa (disebut teori JDEP).
(b) Akan tetapi, tradisi Yahudi sejak zaman Yosua (TB Yos 8:31-35), ditambah kesaksian Yesus (bd. TB Mr 12:26), kekristenan yang mula-mula, dan hasil penelitian konservatif masa kini, semuanya menghubungkan asal mula kitab ini dengan Musa (Lihat "PENDAHULUAN ULANGAN").[4]









BAB III
TAFSIRAN KELUARAN 6
A. Orientasi pada teks

  WTT Exodus 6:1 וַיְדַבֵּ֥ר אֱלֹהִ֖ים אֶל־מֹשֶׁ֑ה וַיֹּ֥אמֶר אֵלָ֖יו אֲנִ֥י יְהוָֽה׃

(Exo 6:1 WTT)

BIS  Exodus 6:1 Allah berbicara kepada Musa, katanya, "Akulah TUHAN.

ITB  Exodus 6:1Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah TUHAN.

KJV  Exodus 6:1 And God spake unto Moses, and said unto him, I am the LORD:

NKJ  Exodus 6:1 And God spoke to Moses and said to him: "I am the LORD.

Kata kunci :
"Akulah Tuhan" = אֲנִ֥י יְהוָֽה (Lih. Ayat yang sama, Kel 6:5,6,7,28 Kel 3:14,15; 7:5,17; 8:22; 10:2; 12:12; 14:4,18; 16:12 Im 11:44; 18:21; 20:7; Yes 25:3; 41:20; 43:11; 49:23; 60:16 Yeh 13:9; 25:17; 36:38; 37:6,13; Yoel 2:27)



  WTT Exodus 6:2וָאֵרָ֗א אֶל־אַבְרָהָ֛ם אֶל־יִצְחָ֥ק וְאֶֽל־יַעֲקֹ֖ב בְּאֵ֣ל שַׁדָּ֑י וּשְׁמִ֣י יְהוָ֔ה לֹ֥א נוֹדַ֖עְתִּי לָהֶֽם׃

(Exo 6:2 WTT)

BIS  Exodus 6:2 Aku menampakkan diri kepada Abraham, Ishak danYakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi Aku tidak memperkenalkan diri kepada mereka dengan nama 'TUHAN'.

ITB  Exodus 6:2 Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.

KJV  Exodus 6:2 And I appeared unto Abraham, unto Isaac, and unto Jacob, by the name of God Almighty, but by my name JEHOVAH was I not known to them.

NKJ  Exodus 6:2 "I appeared to Abraham, to Isaac, and to Jacob, as God Almighty, but by My name LORD I was not known to them.

Kata kunci :
Allah Yang Mahakuasa = בְּאֵ֣ל שַׁדָּ֑י ( Lih. Ayat yang sama Kej 17:1)
dengan nama-Ku = וּשְׁמִ֣י (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 3:15 2Sam 7:26; Mazm 48:10; 61:5; 68:4; 83:18; 99:3; Yes 52:6)
Tuhan= יְהוָ֔ה (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 3:14; Yoh 8:58)

  WTT Exodus 6:3וְגַ֙ם הֲקִמֹ֤תִי אֶת־בְּרִיתִי֙ אִתָּ֔ם לָתֵ֥ת לָהֶ֖ם אֶת־אֶ֣רֶץ כְּנָ֑עַן אֵ֛ת אֶ֥רֶץ מְגֻרֵיהֶ֖ם אֲשֶׁר־גָּ֥רוּ בָֽהּ׃

(Exo 6:3 WTT)

BIS  Exodus 6:3 Aku juga mengadakan perjanjian dengan mereka. Aku berjanji akan memberikan negeri Kanaan kepada mereka, negeri tempat mereka dahulu hidup sebagai orang asing.

ITB  Exodus 6:3 Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing,

KJV  Exodus 6:3 And I have also established my covenant with them, to give them the land of Canaan, the land of their pilgrimage, wherein they were strangers.

NKJ  Exodus 6:3 "I have also established My covenant with them, to give them the land of Canaan, the land of their pilgrimage, in which they were strangers.

Kata Kunci :
mengadakan perjanjian-Ku = אֶת־בְּרִיתִי֙  (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 6:18 Kej 15:18)
mereka tanah = אֶת־אֶ֣רֶץ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 12:7 Kis 7:5; Rom 4:13; Gal 3:16; Ibr 11:8-10)
orang asing, =אֲשֶׁר־גָּ֥רוּ(Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 17:8)


  WTT Exodus 6:4וְגַ֣ם׀ אֲנִ֣י שָׁמַ֗עְתִּי אֶֽת־נַאֲקַת֙ בְּנֵ֣י יִשְׂרָאֵ֔ל אֲשֶׁ֥ר מִצְרַ֖יִם מַעֲבִדִ֣ים אֹתָ֑ם וָאֶזְכֹּ֖ר אֶת־בְּרִיתִֽי׃
(Exo 6:4 WTT)

BIS  Exodus 6:4 Aku sudah mendengar rintihan orang Israel yang diperbudak oleh bangsa Mesir, lalu Aku ingat akan janji-Ku itu.

ITB  Exodus 6:4 tetapi Aku sudah mendengar juga erang orang Israel yang telah diperbudak oleh orang Mesir, dan Aku ingat kepada perjanjian-Ku.

KJV  Exodus 6:4 And I have also heard the groaning of the children of Israel, whom the Egyptians keep in bondage; and I have remembered my covenant.

NKJ  Exodus 6:4 "And I have also heard the groaning of the children of Israel whom the Egyptians keep in bondage, and I have remembered My covenant.

Ket :
juga erang = אֶֽת־נַאֲקַת֙ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 2:23 Kis 7:34)
Ingat= וָאֶזְכֹּ֖ר (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel. 2:24)
kepada perjanjian-Ku.= אֶת־בְּרִיתִֽי(Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 9:15)

  WTT Exodus 6:5 לָכֵ֞ן אֱמֹ֥ר לִבְנֵֽי־יִשְׂרָאֵל֘ אֲנִ֣י יְהוָה֒ וְהוֹצֵאתִ֣י אֶתְכֶ֗ם מִתַּ֙חַת֙ סִבְלֹ֣ת מִצְרַ֔יִם וְהִצַּלְתִּ֥י אֶתְכֶ֖ם מֵעֲבֹדָתָ֑ם וְגָאַלְתִּ֤י אֶתְכֶם֙ בִּזְר֣וֹעַ נְטוּיָ֔ה וּבִשְׁפָטִ֖ים גְּדֹלִֽים׃

(Exo 6:5 WTT)

BIS  Exodus 6:5 Jadi umumkanlah kepada bangsa Israel bahwa Aku berkata kepada mereka: Akulah TUHAN; kamu akan Kubebaskan dari perbudakan bangsa Mesir. Aku akan menunjukkan kekuasaan-Ku yang hebat untuk menyelamatkan kamu dan menjatuhkan hukuman berat atas bangsa Mesir.

ITB  Exodus 6:5 Sebab itu katakanlah kepada orang Israel: Akulah TUHAN, Aku akan membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir, melepaskan kamu dari perbudakan mereka dan menebus kamu dengan tangan yang teracung dan dengan hukuman-hukuman yang berat.

KJV  Exodus 6:5 Wherefore say unto the children of Israel, I am the LORD, and I will bring you out from under the burdens of the Egyptians, and I will rid you out of their bondage, and I will redeem you with a stretched out arm, and with great judgments:

NKJ  Exodus 6:5 "Therefore say to the children of Israel:`Iam the LORD; I will bring you out from under the burdens of the Egyptians, I will rescue you from their bondage, and I will redeem you with an outstretched arm and with great judgments.

Kata kunci :
orang Mesir,= מִצְרַ֔יִם (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 6:6; Kel 3:8; 12:17,51; 16:1,6; 18:1; 19:1; 20:2; 29:46 Im 22:33; 26:13; Ul 6:12; Mazm 81:11; 136:11; Yer 2:6 Hos 13:4; Am 2:10; Mi 6:4)
dan menebus =וְגָאַלְתִּ֤י (qal) (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 15:13; Ul 7:8; 9:26; 1Taw 17:21; Ayub 19:25 Mazm 19:14; 34:22; 74:2; 77:15; 107:2 Yes 29:22; 35:9; 43:1; 44:23; 48:20; Yer 15:21; 31:11; 50:34)
yang teracung = בִּזְר֣וֹעַ נְטוּיָ֔ה (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 3:19,20 Yer 32:21Kis 13:17)
dengan hukuman-hukuman =וּבִשְׁפָטִ֖ים (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 3:20; Mazm 9:17; 105:27)

  WTT Exodus 6:6 וְלָקַחְתִּ֙י אֶתְכֶ֥ם לִי֙ לְעָ֔ם וְהָיִ֥יתִי לָכֶ֖ם לֵֽאלֹהִ֑ים וִֽידַעְתֶּ֗ם כִּ֣י אֲנִ֤י יְהוָה֙ אֱלֹ֣הֵיכֶ֔ם הַמּוֹצִ֣יא אֶתְכֶ֔ם מִתַּ֖חַת סִבְל֥וֹת מִצְרָֽיִם׃

(Exo 6:6 WTT)

BIS  Exodus 6:6 Kamu akan Kujadikan umat-Ku, dan Aku menjadi Allahmu. Maka kamu akan tahu bahwa Aku ini TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari perbudakan di Mesir.

ITB  Exodus 6:6 Aku akan mengangkat kamu menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah, TUHAN, Allahmu, yang membebaskan kamu dari kerja paksa orang Mesir.

KJV  Exodus 6:6 And I will take you to me for a people, and I will be to you a God: and ye shall know that I am the LORD your God, which bringeth you out from under the burdens of the Egyptians.

NKJ  Exodus 6:6 `I will take you as My people, and I will be your God. Then you shall know that I am the LORD your God who brings you out from under the burdens of the Egyptians.

Kata kunci :
menjadi Allahmu, = לֵֽאלֹהִ֑ים (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 17:7 Kel 34:9 Yeh 11:19-20; Rom 9:4)
kamu mengetahui, =  וִֽידַעְתֶּ֗ם (qal) (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 6:1 1Raj 20:13,28; Yes 43:10; 48:7; Yeh 39:6; Yoel 3:17)

  WTT Exodus 6:7 וְהֵבֵאתִ֤י אֶתְכֶם֙ אֶל־הָאָ֔רֶץ אֲשֶׁ֤ר נָשָׂ֙אתִי֙ אֶת־יָדִ֔י לָתֵ֣ת אֹתָ֔הּ לְאַבְרָהָ֥ם לְיִצְחָ֖ק וּֽלְיַעֲקֹ֑ב וְנָתַתִּ֙י אֹתָ֥הּ לָכֶ֛ם מוֹרָשָׁ֖ה אֲנִ֥י יְהוָֽה׃

(Exo 6:7 WTT)

BIS  Exodus 6:7 Kamu akan Kubawa kenegeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada Abraham, Ishak dan Yakub; tanah itu Kuberikan kepadamu menjadi milikmu sendiri. Akulah TUHAN."

ITB  Exodus 6:7 Dan Aku akan membawa kamu kenegeri yang dengan sumpah telah Kujanjikan memberikannya kepada Abraham, Ishak dan Yakub, dan Aku akan memberikannya kepadamu untuk menjadi milikmu; Akulah TUHAN."

KJV  Exodus 6:7 And I will bring you in unto the land, concerning the which I did swear to give it to Abraham, to Isaac, and to Jacob; and I will give it you for an heritage: I am the LORD.

NKJ  Exodus 6:7 `And I will bring you into the landwhich I swore to give to Abraham, Isaac, and Jacob; and I will give it to you as a heritage: I am the LORD.'"

Ket :
ke negeri = אֶל־הָאָ֔רֶץ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 12:7 Kel 3:8)
dengan sumpah = נָשָׂ֙אתִי֙ (mengangkat)  (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Yer 11:5; Yeh 20:6)
telah Kujanjikan =  אֶת־יָדִ֔י (dengan tangan)   (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 14:22, Wahy 10:5-6)
dan Yakub, = וּֽלְיַעֲקֹ֑ב  (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Mazm 136:21-22)
And I will bring you to the land I swore with uplifted hand to give to Abraham, to Isaac and to Jacob. I will give it to you as a possession. I am the LORD.' " (Exo 6:8 NIV) Akulah Tuhan." = אֲנִ֥י יְהוָֽה(Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Im 18:21)

  WTT Exodus 6:8 וַיְדַבֵּ֥ר מֹשֶׁ֛ה כֵּ֖ן אֶל־בְּנֵ֣י יִשְׂרָאֵ֑ל וְלֹ֤א שָֽׁמְעוּ֙ אֶל־מֹשֶׁ֔ה מִקֹּ֣צֶר ר֔וּחַ וּמֵעֲבֹדָ֖ה קָשָֽׁה׃ פ

(Exo 6:8 WTT)
BIS  Exodus 6:8 Semua pesan TUHAN itu disampaikan Musa kepada bangsa Israel, tetapi mereka tidak mau mempedulikan Musa, karena perbudakan yang kejam itu telah membuat mereka putus asa.

ITB  Exodus 6:8  Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan ka rena perbudakan yang berat itu.

KJV  Exodus 6:8 And Moses spake so unto the children of Israel: but they hearkened not unto Moses for anguish of spirit, and for cruel bondage.

NKJ  Exodus 6:8 So Moses spoke thus to the children of Israel; but they did not heed Moses, because of anguish of spirit and cruel bondage.

Kata kunci :
karena perbudakan = וּמֵעֲבֹדָ֖ה (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 34:30 Kel 2:23)

B. Konteks
            Konteks dari pembahasan kita akan keluaran 6:1-8 ini yaitu pada saat itu Musa masih berada di Mesir dan ia sedang berupaya untuk meyakinkan bangsa Israel bahwa ia adalah yang diutus Tuhan untuk membebaskan mereka dari Tanah Perbudakan. Namun pada saat itu orang-orang yang mendengar akan hal itu tidak mendengarkan apa yang dikatakan Musa karena mereka masih ragu dan putus asa akan apa yang sudah mereka alami. Bagi mereka bagaimana mungkin ia melakukanya memangnya ia siapa sehingga ia berani melakukan perbuatan yang besar demikian bagi mereka hal tersebut adala sebuah kesia-siaan makanya dengan Musa berkata demikian maka ekspresi mereka pun kelihatan putus asa sekali.
C. Genre
            Kitab ini merupakan jenis Kitab "Pentateukh".  Kitab ini merupakan salah satu dari lima kitab pertama yang ada dalam perjanjian lama. Pentateukh merupakan koleksi pertama dari tulisan-tulisan yang diilhami secara ilahi yang diakui sebagai Kitab Suci oleh masyarakat Ibrani. Istilah Yunani ini mengandung arti "lima gulungan" dan tampaknya dipopulerkan oleh orang-orang Yahudi helenis dari Aleksandria pada abad pertama Masehi. Masyarakat Yahudi yang berbahasa Ibrani secara tradisional mengacu kepada lima kitab ini sebagai "Hukum" atau "Torah", "Hukum Musa," "Kitab Hukum Musa," atau "Kitab Musa".[5]


D. Tafsiran
Ayat 1
"Akulah Tuhan" = אֲנִ֥י יְהוָֽה kedua kata ini juga terletak pada ayat 5, 6, 7, dan 28 namun kali ini pembahasan hanya akan berfokus sampai ayat 8. Nama Tuhan pada saat Ia mengatakan kepada Musa adalah אֶֽהְיֶ֖ה אֲשֶׁ֣ר אֶֽהְיֶ֑ה = "I AM WHO I AM."

Akulah Tuhan. Ungkapan ini, yang diulangi pada ayat  5 dan 7, dan merupakan pendahuluan dari Firman Allah dalam ayat selanjutnya sebagai penyataan bahwa ayat ini memang benar.

Ayat 2
Allah yang Mahakuasa. El Syadai dalam bahasa Ibrani. Nama untuk Allah ini sangat kuno dan beberapa kali terdapat dalam Kitab Kejadian yaitu Kej. 17:1; 28:3; 35:11;43:14;48:3 dan sering digunakan juga dalam kitab Ayub. Dengan menerjemahkan nama itu sebagai Allah yang Mahakuasa, Alkitab LAI mengikuti LXX dan Vulgata. Namun besar kemunginan itu bukan arti yang asli. Memang ada beberapa kemungkinan tentang arti yang aslinya, misalnya Allah yang merusakkan" atau "Allah gunung", dan yang dimaksudkan ialah "Allah yang tegas atau tinggi sama seperti gunung" (bnd. 1 Raj.20:23, meskipun pegawai-pegawai raja Aram tidak memahami ungkapan "Allah gunung" dengan cara demikian). Tetapi bukan arti asli yang penting, melainkan maksud asli penulis ayat ini. Itu cukup jelas. Allah berfirman kepada Musa: Aku sama dengan Allah yang dipuji para Bapa Leluhur dan sekarang Aku menampakan diri kepadamu. Namun, penyataan sifat serta tindakan-Ku masuk tahap baru, sebab itu Aku menyatakan nama baru, yaitu Tuhan (Yahweh).[6]
Ayat 3
mengadakan perjanjian-Ku = אֶת־בְּרִיתִי֙  (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 6:18 Kej 15:18)

Kata ini adalah kata yangg sama yang sempat dikatakan Tuhan kepada Nuh waktu Tuhan ingin menurunkan air bah (Kej 6:18). Hal yang sama Ia janjikan kepada Abram bahwa kepada keturunannya akan Ia akan memberikan suatu negeri kepada Abram dan keturunannya (Kej 15:18). Hal yang sama juga Tuhan janjikan kepada Musa bahwa Ia akan memberikan suatu negeri dengan berlimpah susu dan madu.

mereka tanah = אֶת־אֶ֣רֶץ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 12:7 Kis 7:5; Rom 4:13; Gal 3:16; Ibr 11:8-10)
Dalam ayat ini kata tanah memiliki arti permukaan bumi atau lapisan bumi yang di atas sekali (menurut KBBI). Dalam kata ini ada terdapat dua kata yaitu kata mereka tanah , mereka disini menunjukan bangsa Israel itu sendiri, dan jika digabungkan kedua kata ini memiliki arti bahwa tanah ini adalah milik dari bangsa Israel itu sendiri. Di dalam terjemahan BIS menjelaskan tanah sebagai negeri, ini menunjukan bahwa memang negeri yang akan dimiliki oleh bangsa Israel itu adalah nyata dan benar adanya.

orang asing, =אֲשֶׁר־גָּ֥רוּ(Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 17:8)
Dalam ayat ini juga disinggung orang asing. Apa yang menjadi arti dari orang asing ini pada teks? Dalam KBBI orang asing yaitu orang yang tidak dikenal. Pada penjelasan sebelumnya menjelakan bahwa mereka akan diberikan tanah kanaan tempat mereka dianggap sebagai orang asing. Itu artinya tempat yang akan mereka tuju ini merupakan benar-benar tempat yang baru, dan belum pernah di lihat orang sebelumnya untuk itulah Tuhan mengatakan bahwa mereka akan menjadi orang asing di tempat itu.

mengadakan perjanjian-Ku = אֶת־בְּרִיתִי֙  (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 6:18 Kej 15:18)
Kata ini adalah kata yangg sama yang sempat dikatakan Tuhan kepada Nuh waktu Tuhan ingin menurunkan air bah (Kej 6:18). Hal yang sama Ia janjikan kepada Abram bahwa kepada keturunannya akan Ia akan memberikan suatu negeri kepada Abram dan keturunannya (Kej 15:18). Hal yang sama juga Tuhan janjikan kepada Musa bahwa Ia akan memberikan suatu negeri dengan berlimpah susu dan madu.

mereka tanah = אֶת־אֶ֣רֶץ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 12:7 Kis 7:5; Rom 4:13; Gal 3:16; Ibr 11:8-10)
Dalam ayat ini kata tanah memiliki arti permukaan bumi atau lapisan bumi yang di atas sekali (menurut KBBI). Dalam kata ini ada terdapat dua kata yaitu kata mereka tanah , mereka disini menunjukan bangsa Israel itu sendiri, dan jika digabungkan kedua kata ini memiliki arti bahwa tanah ini adalah milik dari bangsa Israel itu sendiri. Di dalam terjemahan BIS menjelaskan tanah sebagai negeri, ini menunjukan bahwa memang negeri yang akan dimiliki oleh bangsa Israel itu adalah nyata dan benar adanya.

orang asing, =אֲשֶׁר־גָּ֥רוּ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 17:8)
Dalam ayat ini juga disinggung orang asing. Apa yang menjadi arti dari orang asing ini pada teks? Dalam KBBI orang asing yaitu orang yang tidak dikenal. Pada penjelasan sebelumnya menjelakan bahwa mereka akan diberikan tanah kanaan tempat mereka dianggap sebagai orang asing. Itu artinya tempat yang akan mereka tuju ini merupakan benar-benar tempat yang baru, dan belum pernah di lihat orang sebelumnya untuk itulah Tuhan mengatakan bahwa mereka akan menjadi orang asing di tempat itu.


Ayat 4
juga erang = אֶֽת־נַאֲקַת֙ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 2:23 Kis 7:34)

Erang yang dimaksudkan disini adalah rintih atau keluh. Jadi pada saat itu Tuhan mengatakan bahwa Ia sudah mendengar keluh kesah orang Israel ini, atau Ia telah mendengarkan rintihan mereka. dalam terjemahan KJV dan NKJ menggunakan kata groaning yang artinya 'merintih' kata merintih ini sebenarnya menunjukan perbuatan yang sedang terjadi atau sementara terjadi dan Tuhan berbicara pada saat yang sama dimana bangsa Israel sedang merintih, dan dilihat disitu ada menggunakan tambahan -ing yang artinya bahwa tindakan itu sedang dilakukan atau sementara berlangsung.

Ingat = וָאֶזְכֹּ֖ר (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel. 2:24)
Kata ini dalam terjemahan KJV menggunakan kata remembered ada akhiran -ed yang menunjukan bahwa kata itu berbentuk pasif yaitu setelahnya sudah dilakukan.begitu juga dalam terjemahan NKJ remembered memiliki arti yang sama dengan KJV.
kepada perjanjian-Ku.= אֶת־בְּרִיתִֽי (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 9:15)

Kata ini sangat berkaitan dengan kata ingat di atas. Sehingga muncul pertanyaan ingat akan hal apa? Tentu saja jawabannya ada pada kata selanjutnya, yaitu ingat akan perjanjian-Nya Allah kepada bangsa Israel akan tanah kanaan itu.


Ayat 5
orang Mesir,= מִצְרַ֔יִם (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 6:6; Kel 3:8; 12:17,51; 16:1,6; 18:1; 19:1; 20:2; 29:46 Im 22:33; 26:13; Ul 6:12; Mazm 81:11; 136:11; Yer 2:6 Hos 13:4; Am 2:10; Mi 6:4)

Setelah menyeleksi kata ini ada terdapat pengulangan kata ini yaitu sebanyak 3x (Kel. 6:4,5,6) orang mesir ini melambangkan Firaun itu sendiri, atau dapat dikatakan bawahannya Firaun itu sendiri (kaki tangan Firaun). Kata ini menunjukan bahwa bagimana mereka sangat berperan penting dalam penyiksaan bangsa Israel, perbudakaan yang mereka lakukan.

dan menebus =וְגָאַלְתִּ֤י  (qal) (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 15:13; Ul 7:8; 9:26; 1Taw 17:21; Ayub 19:25 Mazm 19:14; 34:22; 74:2; 77:15; 107:2 Yes 29:22; 35:9; 43:1; 44:23; 48:20; Yer 15:21; 31:11; 50:34)
Dan menebus ini jika dilihat ini menggunakan kata kerja Qal yang artinya kata kerja aktif sederhana namun masuk dalam kata kerja Qal Perfeck dan jika diterejemahan dari bahasa asli akan menjadi 'dan Saya telah menebus'. Saya disini yaitu Tuhan. Tuhan mengatakan bahwa Ia telah menebus, ada kalimat 'telah' yang menunjukan hal demikian sudah terjadi atau sudah terlaksana.

yang teracung = בִּזְר֣וֹעַ נְטוּיָ֔ה(Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 3:19,20 Yer 32:21Kis 13:17)
Dalam terjemahan aslinya mengatakan 'dengan lengan yang terancung'. Di dalam buku terjemahan mengatakan bahwa tangan yang kuat memiiki arti yang sama dengan tangan yang terancung (Kel 3:19,20 Yer 32:21Kis 13:17).

dengan hukuman-hukuman =וּבִשְׁפָטִ֖ים(Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 3:20; Mazm 9:17; 105:27)
Hukuman-hukuman ini memiliki kata pendukung yaitu 'yang berat' yang menjelaskan hukuman yang berat itu dimana aturan-aturan yang dilanggar bangsa Israel itu, aturan yang membuat mereka harus kerja paksa, aturan yang membuat orang harus disiksa, dicambuk dll. Dan Tuhan akan membebaskan mereka dari cengkraman orang Mesir tersebut.

Ayat 6
menjadi Allahmu, = לֵֽאלֹהִ֑ים (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 17:7 Kel 34:9 Yeh 11:19-20; Rom 9:4)

Menjadi Allamu ini, kata -mu menunjuk kepada bangsa Israel. Dan Tuhan berjanji kepada mereka bahwa Ia akan menjadi Allah bagi bangsa Israel. Sebenarnya kata ini adalah salah satu bagian dari rumusan perjanjian Tuhan atas bangsa Israel.

kamu mengetahui, =  וִֽידַעְתֶּ֗ם (qal) (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kel 6:1 1Raj 20:13,28; Yes 43:10; 48:7; Yeh 39:6; Yoel 3:17)

Kata ini juga menggunakan kata kerja Qal perfek. Jika di terjemahkan dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Indonesia, kata kamu itu sebenarnya mempunyai terjemahan yaitu 'kalian telah mengetahui'. Namun LAI menerjemahkan dengan kata 'Kamu' agar menunjukan secara spesifik lagi pada masing-masing pribadi orangnya.

Ayat 7
ke negeri = אֶל־הָאָ֔רֶץ (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 12:7 Kel 3:8)
Negeri disini yang di maksud yaitu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madu (Kel 3:8).  Dan dapat diprediksi bahwa negeri itu adalah tanah kanaan.
dengan sumpah = נָשָׂ֙אתִי֙  (mengangkat) (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Yer 11:5; Yeh 20:6)

Tuhan mempertegas janji-Nya dengan mengatakan 'sumpah' agar mereka percaya janjiNya tidak sekedar main-main. Untuklah kenapa Tuhan mempertegas dengan sumpah.
Dalam bahasa asli tidak ditemukan dengan sumpah namun ada kata ‘mengangkat’. Diketahui bahwa mungkin maksud dari penerjemah adalah sumpah sama halnya dengan mengangkat jika diterjemahkan dalam secara bahasa asli artinya mengangkat dengan tangan setiap orang yang mau mengangkat tangan sama halnya dengan ia membuat suatu sumpah, seperti orang jika ia berbicara benar dan tidak ada orang yang percaya dengan ucapannya ia maka ia kan mengangkat tangan sebagai bukti bahwa apa yang dikatakan dia itu benar. Namun jika bahasanya adalah seperti itu mungkin para pemabaca tidak akan mengerti, makanya LAI_TB menggantinya ‘dengan sumpah’.

telah Kujanjikan = אֶת־יָדִ֔י  (dengan tangan)   (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 14:22, Wahy 10:5-6)
Ada kata sambungan dari kata ini yaitu 'dengan nama Allah telah kujanjikan' ada kata 'kujanjikan yang menunjukan ini adalah suatu negeri perjamuan, negeri seperti apa itu nanti baru Kel. 3:8 menjelaskan.
Dalam bahasa asli ternyata tidak ada kata telah kujanjikan, hanya ada kata ‘dengan tangan’, namun LAI_TB menerjemahkan dengan menggunakan ‘telah kujanjikan’. Mungkin pemahaman para menerjemah adalah perjanjian itu diadakan dengan saling berpegang tangan atau sebagai tanda sudah membuat janji dan setuju maka kedua bersangkutan akan berjabat tangan makanya kata LAI_TB menggunakan bahasa ‘telah kujanjikan’

dan Yakub, = וּֽלְיַעֲקֹ֑ב (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Mazm 136:21-22)

Yakub sendiri melambangkan bangsa Israel, karena arti Yakub sendiri yaitu Israel, dan Yakub termasuk salah satu bapa leluhur dari bangsa Israel. Begitu juga Tuhan telah menjanjikan akan hal ini kepada keturunan Abraham, Ishak, dsn Yakub.
Akulah Tuhan." = אֲנִ֥י יְהוָֽה (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Im 18:21)
Kata ini merupakan kata penutup yang disampaikan Tuhan kepada Musa tentang tanah perjanjian ini. Sama seperti pada penjelasan ayat 1.
Ayat 8
karena perbudakan = וּמֵעֲבֹדָ֖ה (Lih. Ayat yang sama atau ayat pendukung Kej 34:30 Kel 2:23)
Perbudakan ini menjadi alasan kenapa mereka tidak percaya akan janji Tuhan, mengingat apa yang sudah orang Mesir lakukan terhadap bangsa Israel. Dan tiba-tiba Musa datang dan berkata seperti itu membuat mereka tidak mau dengar mengingat apa yang mereka rasakan selama ini.


BAB IV

PENUTUP
Kesimpulan
            Ada 4 pertanyaan yang mungkin sudah terjawab dalam menafsir tadi. Saya akan menyimpulkan pertanyaan demikian. Tuhan mengutus Musa bukan dengan tanpa alasan. Alasannya karena Tuhan berbelas kasihan dengan apa yang bangsa Israel alami, tangisan, rintihan, keluh kesah bangsa itupun akhirnya membuat Tuhan membuat keputusan mengutus Musa untuk memberikan harapan pembebasan bagi bangsa Israel.
            Maka dari itulah Tuhan membuat janji-Nya dan menepati janjiNya. Namun ternyata janjiNya sudah Ia adakan dengan bapa-bapa leluhur seperti Abraham, Ishak, dan Yakub. Bahwa Ia akan memberikan suatu negeri yang berlimpah susu dan madu yang dimana itu adalah suatu tanah perjanjian antara Tuhan dengan Isarel. Hal yang dialami bangsa Israel di tanah Mesir yaitu penindasan, kerja paksa, siksaan, dan itu semua menjadi hal yang membuat bangsa Israel harus merintih, harus menangis setiap kali melihat ada dari mereka yang mati karena disiksa, di tindas, dan diperbudak.

            Maka dari itu Musa pun dipercayakan Tuhan dan diutus Tuhan bagi mereka. Hal yang membuat bangsa Israel ragu atau tidak mau mendengar perkataan Musa, karena mereka belum percaya bahwa Tuhanlah yang telah mengutus Musa. Dan dengan selama 400 tahun disiksa dan dilakukan semena-mena siapun akan ragu dan tidak mau dengar. Mereka tidak mau dengar  karena bagi mereka itu adalah hal yang mustahil jika Musa melawan pemerintahan Firaun itu, paling tidak ia juga akan di suruh untuk menjadi budak dan kerja secara paksa. Untuk itulah mengapa bangsa Israel pada saat itu tidak mau dengar.



[1] Buku SURVEI PERJANJIAN LAMA, Andrew E. Hill & John H. Walton, Hal. 165
[2] Buku PENGANTAR KEPADA PERJANJIAN LAMA, Dr. J. Blommendaal, Hal. 40
[3] Buku SURVEI PERJANJIAN LAMA, Andrew E. Hill & John H. Walton, Hal. 168-169
[4] Alkitab Sabda
[5]Buku SURVEI PERJANJIAN LAMA, Andrew E. Hill & John H. Walton, Hal. 109
[6]Buku Tafsiraan Alkitab KITAB KELUARAN karya ROBERT M. PATERSON. Hal.87-88
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TAFSIR PERJANJIAN LAMA II 1 SAMUEL 2:11-36 1 SAMUEL 4:12-22

RAJA PERTAMA YANG DIMINTA BANGSA ISRAEL Berhasil atau Gagal? Penafsiran dari 1 SAMUEL 8 : 1 sampai 15:35